Masa usia dini merupakan periode emas dalam perkembangan anak. Pada fase ini, anak belajar dengan cara yang paling alami: bermain. Melalui pendekatan play based learning, anak tidak hanya merasa senang, tetapi juga mampu menyerap berbagai stimulasi penting untuk perkembangan motorik, kognitif, sosial, dan emosional.
Play based learning memungkinkan anak mengeksplorasi lingkungan sekitar tanpa tekanan. Anak belajar mengenal konsep, berinteraksi dengan teman, mengekspresikan emosi, serta membangun rasa percaya diri melalui aktivitas bermain yang terarah. Inilah alasan mengapa metode ini menjadi fondasi utama dalam sistem pengasuhan dan pendidikan di YACI Foundation.
Di Indonesia Ceria Daycare dan SACI – Sekolah Alam Cinta Indonesia, bermain bukan sekadar aktivitas pengisi waktu, melainkan bagian dari proses belajar yang dirancang secara sadar dan terstruktur. Anak belajar sambil tertawa, bergerak, dan berimajinasi—sehingga pembelajaran terasa menyenangkan dan bermakna.
Dengan pendekatan ini, anak tidak hanya tumbuh cerdas secara akademis, tetapi juga bahagia, mandiri, dan siap menghadapi tahapan kehidupan berikutnya.
